Budaya Karo

Ikon

Adat dan Upacara Perkawinan Masyarakat Batak Karo

perkawinanadat

Bangun, Tridah. 1986.  Adat dan Upacara Perkawinan Masyarakat Batak Karo. Jakarta : Kesaint Blanc.

Daftar Isi

  • Bab I Identifikasi Masyarakat Karo
  • Bab II Adat Perkawinan
  • Bab III Upacara Perkawinan
  • Bab IV Persoalan-persoalan yang timbu dalam keluarga
  • Bab V Analisa tentang Adat Perkawinan
About these ads

Filed under: Perkawinan, Referensi, Upacara, , , , ,

11 Responses

  1. ira br sembiring mengatakan:

    bgaimana Adat dan Upacara Perkawinan Masyarakat Batak Karo.?????

    • Jekmen Sinulingga mengatakan:

      Wedding atau perkawinan dalam Bhs.Batak Karo (BK) adalah erjabu atau dikenal dengan istilah perjabun. Proses perjabun dalam adat BK memiliki 5 tahapan yakni: 1)Ngembah Belo Selambar, 2)Nganting Manuk, 3)Pasu-pasu (option),4)Kerja Adat (Erdemubayu-Ngeranaken-kerja-kerja, dan 5)Mukul. Kelima tahapan tersebut harus dilakukan bila kita ingin perkawinan diakui berdasarkan adat-istiadat BK. Proses perjabun BK dianggap sah bila dihadiri/disetujui oleh “Sanggep Nggeluh”/Daliken Sitelu yang dikenal dengan istilah:1)kalimbubu (kelompok paman,2)Senina (saudara kandun/sedarah), dan 3)anakberu (kelompok perempuan).
      Nanti disambung lagi maaf sibuk sekali.

    • kiki mengatakan:

      gmana aja bleh

  2. petra mengatakan:

    kalau sempat akan saya tuliskan di sini
    terima kasih

  3. josepgurky mengatakan:

    ada banyak tahapan dalam adat perkawinan masyarakat karo. misalnya runggu, mama belo selambar, nganting manuk, dan melaksanakan pesta perkawinan. selain itu banyak hal lagi yang harus dilakukan.

  4. petigopebejebe mengatakan:

    mas kalau mo nulis ya jangan sepotong2lah. saya mo tau tahapan2nya, bahan yg diperlukan tiap tahapan , siapa yang berperan / mengambil peran, apa artinya, dst dst. misalnya kalau adat batak toba misalnya tintin marangkup uang dari pihak paranak dan parboru, yg memberikan parboru, yang berbicara parboru ke tulang helanya parboru dst dst. gitu mas.ok

  5. kiki mengatakan:

    gmna aja bleh

  6. farah farida mengatakan:

    Saya berasal dari suku jawa, Calon suami batak karo marga sembiring , apakah ada persyaratan khusus karena kami akan menikah mengunakan adat batak. thx

    • erwein mengatakan:

      tdk perlu mbak cuma paling ambil ortu angkat yang mengerti adat karo paling tidak yang punya marga dengan ibunya calon suami mbak

  7. belle mengatakan:

    saya keturunan Jawa-Bugis, calon suami saya orang batak karo marga Purba. apa kalau nikah pakai adat batak karo saya wajib makan terites? (ngga berani nanya sama calon mertua)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kontak Saya





Twitter Terbaru

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: